Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 12 Bangunan Bersejarah yang Masih Kokoh Berdiri, Nomor 2 Jadi World Heritage
Advertisement . Scroll to see content

Atas Kekerasan Ekstrim saat Perang Penjajahan, Belanda Meminta Maaf ke Indonesia

Jum'at, 18 Februari 2022 | 11:33 WIB
  • author nurfikas
Atas Kekerasan Ekstrim saat Perang Penjajahan, Belanda Meminta Maaf ke Indonesia

"Jadi kita dalam urusan mengakui dan menangani [kasus kekerasan], kita sudah melakukan jauh sebelum [adanya penelitian] sekarang ini," ungkapnya.

Di sini, Hilmar kemudian menggarisbawahi bahwa kekerasan yang dilakukan orang-orang Indonesia itu bukan alasan bagi Belanda untuk mengirim tentaranya untuk melakukan pembalasan.

"Dan dalam penelitian ini disimpulkan bahwa pengiriman tentara Belanda tidak ada hubungan dengan kekerasan yang dilakukan orang Indonesia, tapi untuk merestorasi kekuasaan kolonialnya," paparnya.

Sementara, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah - dalam pesan tertulis kepada BBC News Indonesia - belum bisa menanggapi kesimpulan ini, karena pihaknya belum mendapatkan laporan dari KBRI di Belanda. iNews Madiun

Editor: Arif Handono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut