Gelar Audiensi Pembangunan Desa yang Belum Realisasi, Warga Ribut dengan Suami Kepala Desa

Dodik
Potongan video amatir suami kades Ketandan, Kusairi ribut dengan warga Desa saat audiensi bahas pembangunan yang belum realisasi tahun 2025 lalu. Foto: istimewa.

MADIUN,iNewsMadiun.id - Puluhan warga Desa Ketandan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur menggelar audensi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di kantor desa setempat, Selasa (27/1/2026). 

‎Kegiatan itu untuk menyampaikan kecurigaan mereka terkait pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2025 yang diduga ada sebagian yang tidak direalisasikan oleh pemerintah desa.

‎Sebelum aksi itu dilaksanakan, suami Kepala Desa berinisial K mendatangi rumah ketua Koordinator Aksi untuk melakukan intimidasi. K meminta aksi yang akan dilakukan pada hari Selasa  itu untuk dibatalkan.

‎"K sore mendatangi rumah saya untuk untuk intimidasi agar membatalkan rencana aksi. win-win solution malam itu juga saya bersama korlap sepakat ke kantor desa bertemu dengan perangkat desa," ujar Al Irsyad, Rabu (28/1/2026) pagi.

‎Dalam vidio yang diterima jurnalis iNews.id, saat mengelar pertemuan di kantor desa itu sempat terjadi insiden pemukulan kepada salah satu warga. Aksi brutal itu diduga dilakukan oleh suami kepala Desa Ketandan berinisial K tersebut. 

‎"Lalu terjadilah pertemuan malam itu, maunya kami dibungkam. Baru ada beberapa kata langsung terjadi pemukulan oleh K. Yang dipukul itu korlap saya bernama Irkham," jelas, Al Irsyad, Selasa (27/1/2026).

‎Aksi brutal suami Kepala Desa Ketandan itu sempat dilaporkan ke Polres Madiun namun dibatalkan. Pasalnya, mereka sudah ada jadwal melakukan aksi yang akan digelar di hari Selasa itu.

‎"Kemarin itu sudah saya laporkan ke Polres Madiun. Karena BAP itu pasti lama karena besoknya kami masih ada aksi, sementara kita cabut dulu," tutup Al Irsyad.

‎Sementara itu, Kapolsek Dagangan AKP Eko Harianto saat dikonfirmasi iNews id menyatakan bahwa dalam audensi antara warga dengan pihak Desa Ketandan pada hari Senin malam itu tidak  terjadi pemukulan. "Gak ada pemukulan itu mas," ujar AKP Eko melalui pesan WhatsApp nya, Rabu (28/1/2026).



Editor : Arif Wahyu Efendi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network