Ketua Umum Moerdjoko:  SH Terate Saling Menjaga Marwah Ajaran Tradisi dan Harkat Martabat

Joko Piroso
.
Sabtu, 03 September 2022 | 07:46 WIB
Panglima Jenderal TNI Andika Perkasa dan Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti (duduk) menghadiri peringatan 100 Tahun Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT)

MADIUN, iNewsMadiun.id - Peringatan 1 Abad Terate Emas di Graha Krida Budaya, Persaudaraan Setia Hati Terate, Jalan Merak, di Madiun, dihadiri oleh Panglima Jenderal TNI Andika Perkasa, dan Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti, Jumat (2/9/2022). 

Sejumlah pejabat tinggi Tanah Air menghadiri puncak peringatan 100 Tahun Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) atau 1 Abad Terate Emas, Jumat (2/9/2022).

Tampak hadir dalam acara yang diselenggarakan di Graha Krida Budaya, PSHT, Jalan Merak, Kota Madiun, Jawa Timur tersebut, Panglima Jenderal TNI Andika Perkasa, lalu Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti. Sejumlah pertunjukan dipertontonkan, mulai dari Reog Ponorogo, hingga Tari Bedoyo Terate Emas.

Ketua Umum PSHT, Moerdjoko mengatakan, dalam peringatan 1 Abad Terate Emas untuk dunia ini, dikumpulkan air dan tanah dari 354 cabang di seluruh Indonesia, mulai dari ujung barat hingga ujung timur kepulauan Tanah Air.

"Maknanya kita ingin agar seluruh Nusantara dapat harmonis, dan SH Terate bisa saling menjaga marwah ajaran tradisi dan harkat martabat," kata Moerdjoko, Jumat (2/9/2022).

Dalam peringatan tersebut, Moerdjoko juga mengajak seluruh warga PSHT agar kembali mengingat para pendahulu yang berjuang dengan rintangan dan hambatan yang silih berganti untuk merdeka, serta mendirikan PSHT.

"Hadirnya pak La Nyalla dan Jenderal Andika tentu menjadi satu motivasi dalam menegakkan marwah dan tradisi serta ajaran ini," lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan tujuan berdirinya PSHT adalah untuk mengabdi kepada bangsa dan negara berlandaskan persaudaraan yang tulus ikhlas tanpa membedakan pangkat ras golongan.

"Begitu juga visi misi PSHT yang juga bertujuan untuk menegakkan 4 konsesus kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.

Dalam peringatan tersebut, hadir pula Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono, lalu Wali Kota Madiun, Maidi, dan Bupati Madiun, Ahmad Dawami.iNewsMadiun

Editor : Arif Handono
Bagikan Artikel Ini