Peringatan 1 Abad PSHT, Wagub Emil Dardak: Wadah Prestasi dan Pembentukan SDM Berkualitas

Lukman Hakim
.
Sabtu, 03 September 2022 | 05:24 WIB
Prosesi upacara peringatan 1 Abad PSHT dihadiri sejumlah tokoh nasional. Di antaranya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti, Anggota DPR RI Eddie Baskoro Yudhoyono, serta Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak. Foto:Tangkapan Layar Instagram @pemkotmadiun_

MADIUN, iNewsMadiun.id - Peringatan satu abad perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) berlangsung meriah di Madiun, Jumat (2/9/2022). Peringatan ini dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak serta ratusan pendekar silat dari berbagai daerah. 

 

Wali Kota Madiun Maidi (kanan) saat menyambut Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti. foto:tangkapan layar Instagram @pemkotmadiun_.

Pada kesempatan itu Emil mengingatkan pentingnya peran PSHT bagi pembentukan sumber daya manusia (SDM) berkualitas yang dapat dibanggakan Indonesia. Apalagi, pendiri PSHT juga merupakan perintis kemerdekaan Indonesia. 

"PSHT ini bukan hanya penting dalam dunia pencak silat tetapi juga bagian dari masyarakat," kata Emil saat menghadiri Upacara Peringatan 1 Abad Terate Emas Untuk Dunia di Graha Krida Budaya-Padepokan Agung PSHT, Kota Madiun, Jumat (2/9/2022).  Mantan Bupati Trenggalek itu menjelaskan, dirinya tidak memungkiri kadang-kadang kemungkinan ada friksi-friksi yang terjadi di antara jiwa muda. Meski begitu, dirinya percaya penguatan dari senior PSHT dapat mempertahankan keutuhan organisasi.

"Mereka punya satu semangat persaudaraan dan pengabdian masyarakat serta jiwa sportivitas yang ada di diri mereka. Saya yakin seiring  dengan bimbingan dari para senior, PSHT akan terus-menerus mengembangkan marwah organisasi ini sebagai wadah prestasi olahraga dan juga semangat kejiwaan," katanya. 

Pada kesempatan tersebut, Emil turut meresmikan Monumen 1 Abad Terate Emas. Bersama Ketua DPD RI yang juga sebagai Ketua Dewan Pembina Pengurus Pusat La Nyalla Mahmud Mattalitti dan Panglima TNI RI Jenderal Muhammad Andika Perkasa, ketiganya memukul gong yang menandai resminya monumen tersebut.

Diketahui, monumen 1 abad terate emas dialiri oleh air yang berasal dari telaga di seluruh dunia. Air tersebut diambil dari Aceh sampai Papua, tempat 354 cabang PSHT berada.  Sementara itu, Ketua Umum PSHT Pusat Raden Murjoko Hadi Wiyono menekankan bahwa PSHT bertekad menjamin keharmonisan negara dengan saling menjaga marwah, tradisi, dan martabat PSHT. Mengingat, pendiri PSHT Ki Hadjar Hardjo Oetomo merupakan perintis kemerdekaan. 

"Pendahulu kita dulu berjuang dengan berbagai hambatan, tantangan, dan rintangan. Alhamdulillah, hari ini kita mmenikmati hasilnya dan bahkan sampai di usia 100 tahun ini," tuturnya.  PSHT lahir pada 1922 di Madiun sebagai bagian dari perintis kemerdekaan. Kini, 1 abad berlalu, organisasi pendekar ini sudah berkembang pesat dengan anggota mencapai sekitar 7 juta orang di seluruh Indonesia.

Terpisah, Wali Kota Madiun Maidi yang juga hadir pada peringatan 1 Abad PSHT mengatakan, peringatan 1 abad PSHT menunjukkan solidaritas kuat yang telah dibangun oleh para pendiri dan terus dipertahankan oleh warganya saat ini. Wali kota juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjadikan momen peringatan 1 Abad PSHT ini sebagai upaya memupuk kebersamaan. Tidak hanya bagi anggota PSHT saja, tapi juga seluruh masyarakat. Khususnya di Kota Madiun. ‘’Semua satu tujuan, untuk menjaga keamanan dan ketentraman di Kota Madiun yang muaranya adalah kemajuan pembangunan,’’ ujar Wali Kota Maidi.
.
 

 

Editor : Arif Handono
Bagikan Artikel Ini