10 Orang Arab Terkaya di Dunia 2022, Ada yang Pernah Dipenjara karena Tuduhan Korupsi

Dikutip dari Forbes Middle East, berikut 10 orang Arab terkaya tahun ini:
Kekayaan bersih: 7,7 miliar dolar AS atau Rp115,67 triliun
Nassef Sawiris adalah investor dan keturunan keluarga terkaya Mesir. Asetnya yang paling berharga adalah hampir 6 persen saham di pembuat pakaian olahraga Adidas. Pada Desember 2020, dia mengakuisisi 5 persen saham di perusahaan yang terdaftar di New York Madison Square Garden Sports, pemilik tim NBA Knicks dan NHL Rangers.
Dia menjalankan OCI, salah satu produsen pupuk nitrogen terbesar di dunia, dengan pabrik di Texas dan Iowa; yang diperdagangkan di bursa Euronext Amsterdam. Dia juga memiliki saham di Orascom Construction, sebuah perusahaan teknik dan bangunan yang tercatat di bursa Kairo dan Dubai. Dia pun memiliki saham di raksasa semen Lafarge Holcim.
Kekayaan bersih: 5,1 miliar dolar AS atau Rp76,62 triliun
Issad Rebrab adalah pendiri dan CEO Cevital, perusahaan swasta terbesar di Aljazair. Cevital memiliki salah satu kilang gula terbesar di dunia, dengan kapasitas produksi 2 juta ton per tahun.
Cevital memiliki perusahaan Eropa, termasuk pembuat peralatan rumah tangga Prancis Groupe Brandt, pabrik baja Italia, dan perusahaan pemurnian air Jerman. Setelah menjalani 8 bulan penjara atas tuduhan korupsi, Rebrab dibebaskan pada 1 Januari 2020. Dia menyangkal melakukan korupsi.
Kekayaan bersih: 3,4 miliar dolar AS atau Rp51,1 triliun
Naguib Sawiris adalah keturunan keluarga terkaya Mesir. Saudaranya Nassef juga seorang miliarder. Dia membangun kekayaan di bidang telekomunikasi, menjual Orascom Telecom pada 2011 ke perusahaan telekomunikasi Rusia VimpelCom (sekarang Veon) dalam transaksi bernilai miliaran dolar AS.
Dia adalah ketua Orascom TMT Investments, yang memiliki saham perusahaan manajer aset di Mesir dan perusahaan internet Italia Italiaonline. Melalui Media Globe Holdings-nya, Sawiris memiliki 88 persen jaringan TV berbayar dan berita video Eropa Euronews. Dia juga mengembangkan resor mewah bernama Silversands di Grenada, Kepulauan Karibia.
Kekayaan bersih: 3,2 miliar dolar AS atau Rp48,1 triliun
Najib Mikati adalah salah satu pendiri perusahaan investasi M1 Group yang berbasis di Beirut. Investasinya termasuk saham di perusahaan telekomunikasi Afrika Selatan MTN, pengecer fesyen Pepe Jeans, dan real estate di New York, London dan Monaco.
Mikati dan saudaranya Taha mendirikan Investcom pada 1982, menjual telepon satelit pada puncak perang saudara Lebanon. Mereka memperluas pasar ke Afrika, dengan membangun menara ponsel di Ghana, Liberia, dan Benin, dan lainnya. Pada 2005, Investcom go public di London Stock Exchange, dan pada 2009, MTN Afrika Selatan membeli saham Mikatis senilai 3,6 miliar dolar AS.
Kekayaan bersih: 3,2 miliar dolar AS atau Rp48,1 triliun
Taha Mikati adalah salah satu pendiri perusahaan induk M1 Group yang berbasis di Beirut. Investasinya termasuk saham di perusahaan telekomunikasi Afrika Selatan MTN, pengecer fesyen Pepe Jeans, dan real estate utama di New York, London dan Monaco. Mikati dan saudaranya Najib mendirikan Investcom pada 1982.
Editor : Arif Handono