Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Aspirasi Run 2025, Lari Gratis Dapat Medali
Advertisement . Scroll to see content

Tawaf Hakikatnya Menirukan Gerakan Alam Semesta Wujud Ketundukan Makhluk Terhadap Sang Khalik

Selasa, 12 Juli 2022 | 17:36 WIB
  • author Miftah H. Yusufpati
Tawaf Hakikatnya Menirukan Gerakan Alam Semesta Wujud Ketundukan Makhluk Terhadap Sang Khalik
Ketika engkau mengelilingi Ka'bah, apakah engkau sudah memandangi keindahan nonmateriil Tuhan di tempat-Nya yang suci? (Foto: ist)

Seperti kesakasian Ibrahim , bahwa sholat, ibadah, hidup, dan matinya semata-mata hanya untuk Allah. Allah SWT berfirman:

قُلۡ اِنَّ صَلَاتِىۡ وَنُسُكِىۡ وَ مَحۡيَاىَ وَمَمَاتِىۡ لِلّٰهِ رَبِّ الۡعٰلَمِيۡنَۙ لَا شَرِيۡكَ لَهٗ‌ۚ وَبِذٰلِكَ اُمِرۡتُ وَاَنَا اَوَّلُ الۡمُسۡلِمِيۡنَ "Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam, tidak ada sekutu bagi-Nya; dan demikianlah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama berserah diri (muslim)." ( QS Al-An’am :162- 163).

Kesadaran manusia sebagai hamba ini menuntut sebuah pengakuan dan ketegasan sikap, bahwa hanya Allah sebagai satu-satunya yang paling berhak untuk menerima ketundukan dan penyerahan diri.

Manusia bila sudah mampu mengorientasikan segala apa yang ada pada dirinya hanya kepada Tuhan, sebagai konsekuensi dari kehambaannya, maka dirinya akan menjadi manusia yang merdeka. Mampu keluar dari hegemoni kepentingan hawa nafsu yang cenderung menjauhkan diri dari menuju Tuhan.

iNewsMadiun.id

Editor: Arif Handono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut