Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Aspirasi Run 2025, Lari Gratis Dapat Medali
Advertisement . Scroll to see content

Penjelasan Ahli Hukum Islam Seputar Isu Legalisasi Ganja Untuk Medis dan Bukan Ganja Untuk Hepi-hepi

Selasa, 05 Juli 2022 | 21:00 WIB
  • author Aan Haryono
Penjelasan Ahli Hukum Islam Seputar Isu Legalisasi Ganja Untuk Medis dan Bukan Ganja Untuk Hepi-hepi
Ilustrasi ganja (foto Ist)

SURABAYA, iNewsMadiun. id - Isu legalisasi ganja untuk keperluan medis menjadi pembahasan hangat akhir-akhir ini.

Sampai-sampai Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin ikut memberi saran kepada MUI agar mengeluarkan fatwa mengenai penggunaan ganja medis.
 
Ahli Hukum Islam Universitas Airlangga Dr Prawitra Thalib SH MH menuturkan, ada lima sebab diturunkannya suatu syariat dalam Islam.

Suatu hukum Islam ada untuk memelihara lima aspek yang disebut maqashid syari’at tersebut.
 
“Pemeliharaan agama, pemeliharaan nyawa, pemeliharaan akal, pemeliharaan keturunan, dan pemeliharaan harta,” katanya, Selasa (5/7/2022).
 
Apabila ditujukan untuk memelihara nyawa, lanjutnya, Prawitra berpendapat bahwa penggunaan ganja diperbolehkan.

Di sisi lain, demi memelihara akal, penggunaan ganja untuk tujuan rekreasional diharamkan.
 
“Fatwa ganja medis ini baik. Untuk menegaskan batasan penggunaan ganja (hanya) untuk kepentingan memelihara nyawa,” ujar dosen Fakultas Hukum Unair ini.


 
Fatwa legalisasi ganja juga seharusnya mampu mengakomodasi jangan sampai ada penyalahgunaan.

Fatwa itu, menurutnya, juga berfungsi untuk mencegah adanya salah tafsir bahwa ganja dihalalkan sepenuhnya.

“Kalau sehat wal afiat pakai ganja tetap tidak boleh,” katanya.

Editor: Arif Handono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut