MADIUN,iNewsMadiun.id - Anggota Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun bersama warga, dan tiga Pilar Kelurahan Madiun Lor melakukan gotong royong membersihkan area disekitar Lapas.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menyampaikan, kerja bakti membersihkan area belakang lapas itu untuk mengantisipasi kejadian pelemparan barang terlarang masuk kedalam lapas.
Pasalnya, aksi penyelundupan Narkoba jenis Sabu yang sempat digagalkan oleh petugas beberapa waktu lalu itu terjadi dengan cara memanfaatkan area belakang lapas yang selama ini rimbun dipenuhi tumbuhan liar tersebut.
"Ini sebagian salah satu antisipasi tindakan preventif pencegahan pelemparan barang terlarang masuk kedalam lapas," ujar Rudi, Jumat (29/5/2026).
Menurut Rudi, selama satu bulan terakhir kejadian pelemparan barang terlarang melalui area belakang lapas sudah tiga kali terjadi. Untuk menghindari pantauan petugas yang jaga di pos belakang, pelaku sembunyi diarea yang rimbun tersebut.
"Kejadian pelemparan barang terlarang selama satu bulan ini sudah tiga kali. Jadi banyak orang yang tidak dikenal berusaha melakukan pelemparan melalui semak-semak ini," jelasnya.
Area yang sudah dibersihkan itu, kata Rudi akan dimanfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo. Program tersebut merupakan bagian dari Asta Cita yang didukung penuh oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
"Lahan ini nanti setelah dibersihkan akan kami manfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan Bapak Presiden Prabowo," ucapnya.
Editor : Arif Wahyu Efendi
Artikel Terkait
