Karena penasaran, R terus membuka pesan whatsapp yang saling berbalas itu. Ia kemudian mengetahui bahwa pengirim pesan tersebut adalah teman akrabnya sendiri yang kini menjadi salah satu ketua RT di Desa/ Kecamatan Dolopo, Madiun. Hal itu diketahui setelah ketua RT berinisial HS tersebut mengirimkan foto wajahnya.
"Saya gak nyangka teman akrab saya juga. Kok tega sama keluarga saya. Padahal saya sama dia satu perguruan silat. Ada sumpah yang melarang merusak pagar ayu di pencak silat kami. Apa dia lupa sama sumpahnya dan dulu latihan di mana, heran saya," Ujar R penuh emosi, Rabu (22/10/2025).
Hati R semakin tak karuan saat melihat pesan demi pesan berikutnya saat pelaku mengirimkan ajakan berbuat tidak senonoh dan gambar alat vitalnya. Parahnya, chat tersebut justru mendapat sambutan dari istrinya (G).
Sebagai lelaki R mengaku sempat ingin berbuat nekat dengan caranya sendiri. Namun hal itu ia urungkan karena teringat dua anaknya yang masih sekolah.
Editor : Arif Wahyu Efendi
Artikel Terkait
