get app
inews
Aa Text
Read Next : Viral, Anggota Satlantas Polres Madiun Kota Bersitegang dengan Kru Bus saat Arus Balik Lebaran

Bus Besar Tetap Bebas Melintas di Jalur Larangan, Kasatlantas: Polisi Punya Diskresi

Rabu, 25 Maret 2026 | 08:58 WIB
header img
Solah ejek petugas yang berjaga, sejumlah armada bus besar tetap bebas melintas di jalur larangan simpang lima Diponegoro Kota Madiun, Selasa (24/3/2026). Foto: Dodik

MADIUN,iNewsMadiun.id - Pelanggaran lalu lintas yang dilakukan armada bus di jalur larangan melintas Kota Madiun, seolah tiada hentinya. Meski sebelumnya sempat viral, karena bus yang melanggar melindas kaki seorang anggota polisi yang bertugas hingga menyebabkan Polisi lain bersitegang dengan kru bus pada Senin (23/3/2026) lalu, pelanggaran serupa oleh bus-bus lain kembali terjadi.

Pantauan iNews.id di lokasi, Selasa (24/3/2025), jalur larangan melintas tersebut masih terlihat dilewati bus-bus besar dari arah selatan. Kali ini, pelanggaran itu seolah dibiarkan oleh petugas dari Satlantas Polres Madiun Kota yang saat itu sedang mengatur lalu lintas di simpang lima tugu pendekar tersebut 

‎Dua bus yang melanggar jalur itu bukannya diberhentikan untuk diberikan tilang, petugas yang melihat bus tersebut justru memberikan jalan. Perlakuan itu seolah berbeda dengan bus Mercedes Benz warna cokelat Nopol AB 7542 UA yang sempat viral karena melanggar jalur melintas tersebut.

‎Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, membenarkan anggotanya membiarkan pelanggan yang terjadi di simpang lima tugu pendekar itu. Menurut AKP Nanang, saat itu arus lalu lintas padat, sehingga jika bus itu ditindak justru menyebabkan kemacetan.

‎ "Pertimbangannya itu kalau diputarbalikkan akan menyebabkan kemacetan di jalan Tamrin," ujar AKP Nanang, Selasa (24/3/2026).

‎AKP Nanang, membantah memberikan perlakukan yang berbeda dengan bus Mercedes Benz warna cokelat Nopol AB 7542 UA yang sempat viral karena melanggar jalur kemudian menabrak anggotanya itu. 

‎ "Bukan perlakukan berbeda. Polisi itu punya Diskresi namanya. Dia boleh berfikir dan bertindak sesuai angan-angannya dan Pertimbangannya," jelasnya.

Editor : Arif Wahyu Efendi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut