get app
inews
Aa Text
Read Next : Bahayakan Pengendara Lain, Aksi Balap Liar di Tengah Kota Madiun Terekam CCTV

Polisi Ungkap Kronologi Bocah Meninggal Akibat Terjatuh dari Lantai Tinggi RS Hermina

Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:07 WIB
header img
Kasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Agus Riyadi menyampaikan kronologi bocah 7 tahun asal Kecamatan Balerjo, Madiun yang terjatuh dari salah satu lantai tinggi di RS Hermina, Jumat (1/5/2026). Foto: inewsmadiun.id/ Dodik.

MADIUN,iNewsMadiun.id Kasat Reskrim Polresta Madiun Kota, AKP Agus Riyadi mengungkap kronologi kejadian seorang bocah berinisial AZ umur 7 tahun yang meninggal akibat terjatuh dari lantai 3 Rumah Sakit (RS) Hermina, Kota Madiun pada, Rabu (29/4/2026) siang.

‎AKP Agus menyampaikan bahwa, saat itu korban bersama pendampingnya datang ke rumah sakit untuk melakukan terapi dilantai 4 RS Hermina. Setelah selesai terapi, pendamping korban yang saat itu masih konsultasi, korban tiba-tiba sudah tidak ada disampingnya.

‎ "Setelah selesai terapi, tatkala pendampingnya masih konsultasi dengan terapis, jadi anak ini mungkin karena hiper aktif gak ada ditempat," ujar AKP Agus, Jumat (1/5/2026).

‎Setelah dicari disekitar lokasi terapi tidak ditemukan, korban ternyata sudah tergeletak di parkiran lantai dasar sebelah utara rumah sakit. Saat ditemukan, kondisi korban masih hidup namun terdapat beberapa luka dibagian tubuh. Korban lalu dibawa ke ruang ICU.

‎ "Kemudian ada saksi menyampaikan anak tersebut berada di lantai bawah diparkiran mobil sebelah Utara Rumah Sakit Hermina. Untuk kondisi, saat ditemukan masih hidup tapi ada luka," jelas AKP Agus.

‎Setelah mendapatkan perawatan secara insentif, kata AKP Agus, pada hari Kamis kemarin nyawa korban akhirnya tidak tertolong. korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 07:50 WIB.

‎Untuk mengetahui pasti penyebab kematian korban, Satreskrim saat masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi-saksi yang berada dilokasi kejadian. Selain itu, penyidik juga akan melakukan penyitaan sejumlah barang bukti, termasuk CCTV.

‎ "Untuk penyelidikan sementara kita olah TKP dan penyitaan sejumlah batang bukti. Dari situ akan diketahui meninggalnya korban itu karena unsur kesengajaan atau kelalaian," tambahnya. 

‎Dari hasil olah TKP awal, Polisi belum bisa memastikan korban terjatuh dari lantai 3 ataupun lantai 2 rumah sakit. Pasalnya, saat ini CCTV rumah sakit masih tahap penyitaan oleh penyidik. 

‎ "Kalau terjatuhnya dari lantai 2 atau lantai 3 masih dalam penyelidikan. Diduga korban terjatuh melompati Balkon," tutupnya.

Editor : Arif Wahyu Efendi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut