Rumah Sakit Soedono Madiun Luncurkan Sistem Klaim BPJS Berbasis AI

Dodik
Inovasi pemanfaatan Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence, AI) oleh RS Soedono Madiun untuk pengelolaan klaim BPJS Kesehatan. Foto:inewsmadiun/Dodik.

MADIUN,iNewsMadiun id - RSUD Soedono, Madiun, Jawa Timur resmi memperkenalkan inovasi terbaru dalam pengelolaan klaim BPJS Kesehatan melalui sebuah sistem berbasis kecerdasan buatan yang dinamakan SAKTI (Sistem Analisa Klaim Terintergrasi Berbasis Inteligensi), Selasa (22/9/2026).

‎SAKTI dirancang sebagai sistem AI yang mengintegrasikan seluruh alur klaim BPJS sekaligus mempercepat dan meningkatkan kualitas proses verifikasi klaim yang selama ini menjadi tantangan besar bagi seluruh rumah sakit daerah di seluruh Indonesia. Sehingga, dengan SAKTI  potensi kesalahan administrasi dapat ditekan.

‎Direktur RSUD Soedono, dr. Ananda Haris menyampaikan bahwa, peluncuran SAKTI berbasis AI ini tujuan utamanya untuk memperbaiki tata kelola klaim BPJS yang selama ini sering terkendala kesalahan ataupun ketidaklengkapan data. 

‎ "Ini sebuah inovasi aplikasi klaim yang ada Rumah Sakit Soedono yang berhubungan dengan kecerdasan buatan. Proyek ini untuk memperbaiki tata kelola klaim BPJS. Dimana selama ini banyak klaim - klaim kita yang tertunda karena ketidaklengkapan status rekam medik," ujar dr. Haris, salasa (22/9/2026).

‎dr. Haris juga menjelaskan, dengan jumlah pasien di Rumah Sakit Soedono yang mayoritas menggunakan BPJS, sistem SAKTI diharapakan mampu meminimalkan potensi kesalahan administrasi BPJS sejak dini sebelum klaim diajukan. Sehingga, resiko penundaan atau penolakan klaim BPJS dapat diminimalisir.

‎ "Karena kan 80 persen Pasian kita kan BPJS. Kalau nanti klaim kita tidak baik akan menggangu tata kelola keuangan rumah sakit. Contohnya seperti kita sudah klaim sekian pasien ternyata yang 10 persen gagal klaim, faktornya kurang lengkap atau salah diagnosa," jelasnya.

‎Menurut dr. Ananda Haris, penolakan klaim BPJS juga sering terjadi karena tidak semua jenis penyakit yang dicover oleh BPJS. Sehingga, klaim tersebut akhirnya tertolak. Dengan bantuan Sistem Analisa Klaim Terintergrasi Berbasis Inteligensi ini, semua  terkait klaim tersebut dapat teratasi.

‎ "Salah satunya juga itu, penyakit yang tidak bisa dicover BPJS. Jadi kita bisa tahu duluan dengan bantuan AI ini," tambah dr. Ananda Haris.

‎Terobosan Rumah Sakit Soedono memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) ini tidak akan berhenti untuk klaim BPJS saja. dr. Ananda Haris, menyatakan akan menggunakan AI disemua fasilitas Rumah Sakit Soedono, seperti dipelayanan, radiologi, ruang operasi dan fasilitas lainnya.

‎ "Ini salah satu awal. Sementara untuk klaim BPJS saja. Tapi, berikutnya AI ini nanti bisa untuk penunjang, radiologi, pelayanan dan macam - macam," ungkapnya.



Editor : Arif Wahyu Efendi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network