Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Imbas Dana Belum Cair, Dapur SPPG di Madiun Pilih Tutup Sementara
Advertisement . Scroll to see content

Siswa dan Guru di Kota Madiun Alami Mual dan Muntah Usai Santap Menu MBG, SPPG Milik Siapa?

Rabu, 09 September 2026 | 16:08 WIB
  • author Dodik
Siswa dan Guru di Kota Madiun Alami Mual dan Muntah Usai Santap Menu MBG, SPPG Milik Siapa?
Sejumlah siswa yang alami mual dan muntah saat dibawa ke Puskesmas Sukosari, Kota Madiun. Foto:inewsmadiun.id/Dodik.

MADIUN,iNewsMadiun.id - Sejumlah siswa dan siswi hingga guru SD Negeri 02 Kanigoro, Kota Madiun, Jawa Timur diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (09/09/2026). Mereka mengalami mual, pusing hingga muntah usai mengonsumsi menu program MBG tersebut.

Seluruh siswa maupun guru yang mengalami dugaan keracunan MBG itu kemudian dilarikan ke Puskesmas Sukosari dan IGD RSUD Kota Madiun untuk mendapatkan perawatan medis.

‎Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati menyatakan bahwa jumlah siswa yang diduga keracunan sebanyak  30 siswa, 1 guru dan 1 tenaga kependidikan. Gejala awalnya mereka merasakan pusing hingga mual.

"Merasa pusing, merasa mual setelah mengonsumsi MBG tadi ya. Tapi ini semuanya sudah diatasi di RSUD Sogaten dan juga ada beberapa yang di Puskesmas Sukosari," jelasnya.

Menurut Lismawati, beberapa siswa sudah membaik. Sementara, guru serta tendik masih mendapatkan penanganan medis. Terkait menu yang dikonsumsi pada hari ini yakni lauk tahu dan udang.

"Ada anak yang di puskesmas sudah sembuh, tadi sudah tidak pusing, sudah tidak mual. Kemudian yang lainnya itu ada di Rumah Sakit Sogaten, yang tendiknya tadi itu juga mual muntahnya sudah berhenti. Kemudian yang siswanya ini masih dalam penanganan. Yang dikonsumsi tadi tahu sama udang ya," jelas Lismawati.

Sementara itu, Ela Frediana salah satu wali murid mengaku usai mendapatkan penanganan di Puskesmas Sukosari, anaknya mulai membaik dan diizinkan pulang. Dengan kejadian ini, dirinya tidak mengizinkan mengonsumsi MBG karena masih trauma.

"Masih perutnya katanya masih perih. Tadi anaknya masih di sekolah. Makan tahu bulat sama sate udang. Tahu bulatnya basi. Sementara ya enggak tak ini, enggak tak kasih izin dulu. Suruh makan di rumah," ujarnya.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak SPPG Kanigoro 2 Kota Madiun terkait peristiwa tersebut. Sementara, kejadian ini masih dalam penanganan dan pemeriksaan oleh pihak terkait.

Editor: Arif Wahyu Efendi

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut