Madi yang mengaku membeli pertalite untuk mesin pompa yang digunakan mengaliri tanaman kacang tanahnya itu berinisiatif untuk kembali ke SPBU sekitar pukul 11.00 WIB. Dengan harapan, setelah pengisian tadi pagi selesai, SPBU tersebut langsung melayani pembelian pertalite.
"Padahal tadi pagi sudah ngisi lo, kok sampai sekarang belum buka ya. Saya kesini sudah dua kali ini. Beli pertalite untuk diesel mengaliri tanaman kacang tanah," keluhnya.
Warga yang sehari-harinya bertani itu menyampaikan bahwa sempat mendengar kabar untuk pembelian BBM bersubsidi jenis pertalite saat ini memang dibatasi oleh pusat. Sehingga, SPBU tersebut hanya melayani pembelian pertalite di jam-jam tertentu.
"Katanya sekarang (Pertalite) dijatah dari sananya, buka hanya satu jam. Biasanya pagi buka sebentar, nanti buka lagi jam dua sore," ujarnya.
Editor : Arif Wahyu Efendi
Artikel Terkait
