Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Jokowi, Indonesia Siap Menjembatani Komunikasi Rusia-Ukraina
Advertisement . Scroll to see content

11 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Peradaban Dunia, Penemuannya Relevan sampai Sekarang

Senin, 13 Juni 2022 | 06:21 WIB
  • author Wasis Wibowo/Sindonews
11 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Peradaban Dunia, Penemuannya Relevan sampai Sekarang
Banyak ilmuwan muslim tercatat dalam sejarah mengubah dunia dengan berbagai karya gemilang. Sejumlah karya ilmuwan muslim memberikan kontribusi besar bagi kehidupan modern saat ini. Foto/mvslim

6. Abu Rayhan al Biruni

Abu RaYhan Muhammad bin Ahmad Al-Biruni merupakan matematikawan asal Persia. Dia juga dikenal sebagai astronom, fisikawan, sarjana, penulis ensiklopedia, filsuf, pengembara, sejarawan, ahli geografi, ahli farmasi dan guru. Ilmuwan kelahiran Beruni, Uzbekistan, pada 4 September 973 ini banyak menyumbang kepada bidang matematika, filsafat, obat-obatan. Dia meninggal pada13 Desember 1048 di Ghazni.

Prestasi / karya: Dia menentukan kepadatan spesifik dari 18 jenis batu mulia dan menentukan rasio antara kepadatannya. Dia menetapkan aturan yang terkait dengan kepadatan spesifik tubuh. Bayangan (Shadows) adalah salah satu teks Al-Beruni yang paling penting yang merupakan sumber penting pengetahuan kita tentang sejarah matematika, astronomi, dan fisika.

7. Abu al-Fath Abd al-Rahman Mansour al-Khazini

Abu al-Fath Abd al-Rahman Mansour al-Khazini adalah seorang astronom Iran asal Yunani dari Seljuk Persia, lahir pada 1077. Tabel astronominya yang ditulis di bawah perlindungan Sultan Sanjar dianggap sebagai salah satu karya utama dalam astronomi matematika periode abad pertengahan.

Prestasi / karya: Teori-teorinya tentang kinetika masih digunakan di sekolah-sekolah dan universitas-universitas sampai sekarang. Di antara teori-teori tersebut adalah teori Obliquity and Inclination dan teori Impulse.

8. Abu Ali bin Sina

Abu Ali bin Sina atau Ibnu Sina dikenal juga sebagai Avicenna di dunia Barat. Dia adalah seorang filsuf, ilmuwan, dan dokter asal Persia, kelahiran Afshona, Uzbekistan pada Agustus 980 Masehi. Dia juga seorang penulis yang produktif yang sebagian besar karyanya adalah tentang filosofi dan kedokteran. Bagi banyak orang, dia adalah "Bapak Kedokteran Modern". Dia meninggal 22 Juni 1037 di Hamedan, Iran. 

Prestasi / karya:

Dia menulis 246 buku sendiri. Dua dari bukunya yang paling penting adalah kitab al shifa (buku penyembuhan) berisi 20 jilid al qanun fit tipp (kanon kedokteran) yang merupakan pedoman utama ilmu kedokteran di barat dari abad ke-12 hingga ke-17 Dia adalah orang pertama yang menggambarkan meningitis. Dia adalah orang pertama yang menyiapkan kontribusi ironis untuk anatomi, ginekologi, dan kesehatan anak. Dia menemukan hubungan antara psikologi dan kesehatan.

Editor: Arif Handono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut