Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Fantastis! BPK Temukan Kelebihan Bayar Proyek Jalan Ruas Kwadungan - Kendung Ngawi Rp 686 Juta
Advertisement . Scroll to see content

Teror Celana Dalam bikin Ibu-Ibu Muda Sukabumi Gelisah, Mau Lapor Polisi Takut takut Malu

Jum'at, 10 Juni 2022 | 10:38 WIB
  • author Darmawan Hadi
Teror Celana Dalam bikin Ibu-Ibu Muda Sukabumi Gelisah, Mau Lapor Polisi Takut takut Malu
Cangcut atau celana dalam wanita milik warga berserakan di teras dan halaman rumah warga Kecamatan Nagrak, Sukabumi. (FOTO: ISTIMEWA/tangkapan layar)

SUKABUMI, iNewsMadiun.id - Teror celana dalam wanita membikin resah warga terutama ibu-ibu muda  Kampung RT 04/06, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Warga yang membuka pintu di pagi hari menemukan banyak celana dalam wanita berserakan di depan rumah.  Kejadian teror tersebut sudah berlangsung selama lebih dari satu minggu ke belakang. Selain meletakkan celana dalam di teras rumah, sosok misterius peneror tersebut juga menukar celana dalam wanita warga dengan milik warga lain yang merupakan tetangganya. 

"Waktu itu jemuran ditaruh di luar karena masih ada yang basah, ternyata pas pagi hanya tersisa jepitannya doang, ada dua celana dalam hilang, besoknya di rumah tetangga sudah banyak berserakan di jalan," kata Novila (30), Jumat (10/6/2022). 

Novila menyatakan, teror celana dalam yang menimpa warga lain adalah dengan melemparkan celana dalam curiannya ke genting warga. Hal tersebut membuat warga menjadi resah dan bersiaga takut kehilangan barang lain selain celana dalam.  "Warga yang mendapati celana dalam berserakan di depan rumahnya, memilih menyimpannya terlebih dulu agar jika ada warga lain yang mengenali mereka bisa mengambilnya," ujar Novila. Namun ada juga warga yang ketakutan sehingga memilih membakar celana dalam itu dengan alasan kesehatan karena kebersihan dari celana dalam yang ditemukannya belum dipastikan bersih. 

Editor: Arif Handono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut