Penumpang Bus Ditemukan Meninggal Dunia saat Akan Turun di Exit Tol Dumpil Madiun
MADIUN,iNewsMadiun.id - Seorang penumpang bus jurusan Jakarta - Surabaya ditemukan meninggal dunia saat akan turun di exit tol Dumpil, Madiun, Kamis (8/10/2026) siang.
Korban diketahui bernama Marsono, (61) warga Kampung Citeurep, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Dari informasi awal, korban hendak berkunjung ke rumah saudaranya yang ada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan, Kabuptan Madiun.
Sejak berangkat dari Terminal Kalideres, jakarta, korban yang ditemani oleh anaknya itu diketahui kondisinya sudah sakit. Sepanjang perjalanan, korban terdengar sering batuk-batuk.
"Berangkatnya dari Kalideres, sejak berangkat memang sudah sakit," kata Faktur Rohman, Sopir bus.
Menurut Faktur, sebelum ditemukan meninggal dunia, paginya, korban masih sempat beristirahat dan makan di Pekalongan, Jawa Tengah. Tetapi, saat akan turun di exit tol Dumpil korban sudah tidak sadarkan diri dalam posisi duduk.
"Memang mau turun disini (Madiun). Saat anaknya minta tolong diangkat ternyata sudah meninggal," jelasnya.
Sementara itu, Kanit Turjawali Satlantas Polres Madiun, Ipda Dimas Wahyu Pramono membenarkan penumpang bus jurusan Jakarta - Surabaya ditemukan meninggal dunia saat akan turun di simpang empat exit tol Dumpil tersebut.
"Korban dalam perjalan menuju Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan. Sesampainya di simpang empat exit tol dumpil waktu mau dibangunkan untuk turun tidar sadar," kata Ipda Dimas.
Mengetahui salah satu penumpangnya tidak sadarkan diri, Sopir bus kemudian menghubungi Public Safety Center (PSC) dan pihak kepolisian. Setelah dilakukan pemeriksaan awal oleh tim dari PSC, korban dinyatakan sudah tidak bernyawa.
"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak PSC, korban dinyatakan sudah meninggal dunia," jelas Ipda Dimas.
Sementara itu, Kapolsek Madiun, AKP Agustinus Dwi Tjahjono menyatakan bahwa, hasil olah TKP tidak ditemukan tanda - tanda penganiayaan pada tubuh korban. Meninggalnya korban dipastkan akibat sakit yang selama ini diderita.
"Hasil keterangan dari anak korban, riwayat korban mengalami sakit stroke dan komplikasi lainnya sejak delapan bulan yang lalu. Kami juga menemukan obat-obatan yang rutin diminum korban," katanya.
Saat ini jenazah langsung dibawa kerumah saudaranya yang ada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan, Kabuptan Madiun untuk segera di makamkan.
Editor: Arif Wahyu Efendi