Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tim Hukum PSHT Kirim Surat Somasi, Pemkot Madiun: Kami Akan Pelajari
Advertisement . Scroll to see content

Ratusan Massa Diduga Pesilat Terlibat Bentrok dengan Aparat Keamanan Jelang Parluh 2026

Selasa, 22 September 2026 | 12:22 WIB
  • author Dodik
Ratusan Massa Diduga Pesilat Terlibat Bentrok dengan Aparat Keamanan Jelang Parluh 2026
Situasi bentrokan antara massa yang diduga pesilat dengan aparat keamanan di pertigaan Soekarno Hatta - Merak, Kota Madiun, Selasa (22/09/2026). Foto: tangkapan layar video viral.

MADIUN,iNewsMadiun.id - Ratusan massa yang diduga pesilat terlibat bentrok dengan aparat keamanan di jalan merak, Kota Madiun, Selasa (22/9/2026). Mereka memaksa masuk padepokan untuk persiapan Prapatah Luhur (Parluh) 2026.

‎Dari pantauan iNews.id, massa terlihat saling dorong dengan anggota Brimob yang sejak pagi sudah berjaga di jalan utama menuju Padepokan Agung PSHT tersebut. Mereka juga melempari aparat keamanan dengan botol minuman. 

‎Akibat bentrokan tersebut, sejumlah pengendara sepeda motor dan juga mobil yang melintas dijalan Soekarno Hata, dari arah Utara maupun selatan terpaksa dialihkah. Bahkan warga sekitar juga dilarang untuk keluar rumah.

‎Aparat kemanan dari Polres Madiun Kota juga tampak berjaga di setiap jalan perkampungan yang menjadi akses menuju Padepokan tersebut. Hanya warga asli kelurahan Nambangan Kidul yang diperbolehkan melintas.

‎Disekitar Padepokan Agung PSHT yang berlokasi di Jl. Merak No. 10 dan 17, Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo itu juga dijaga ketat ratusan aparat gabungan dari unsur Polri dan juga TNI.

‎Sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Kapolres Madiun Kota penyebab pasti bentrokan massa PSHT dengan Aparat Keamanan tersebut.

Editor: Arif Wahyu Efendi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut