Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mobil Dinas Milik DLH Ngawi Digondol Maling, Polisi Selidiki Pelaku ‎
Advertisement . Scroll to see content

Limbah Resto Mie Ternama Dikeluhkan Warga, Pemkot Madiun: Benahi IPAL dan Taat Aturan!

Kamis, 08 Oktober 2026 | 09:00 WIB
  • author Dodik
Limbah Resto Mie Ternama Dikeluhkan Warga, Pemkot Madiun: Benahi IPAL dan Taat Aturan!
Lokasi pengelolaan limbah milik sebuah resto mie ternama di Kota Madiun disidak Plt. Wali Kota F.Bagus Panuntun setelah dapat keluhan warga. Foto: istimewa.

MADIUN,iNewsMadiun.id - Momen gowes Wali Kota Bersama Rakyat (WBR) pada Rabu (7/10/2026) mengungkap temuan yang cukup memprihatinkan. Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mendapati langsung keluhan warga terkait pengelolaan limbah salah satu restoran mie ternama di Kota Madiun.

Keluhan itu mengarah pada aktivitas dapur dan pencucian peralatan makan yang limbahnya disebut mengalir begitu saja ke saluran drainase di sekitar usaha yang berlokasi di Jalan Kapten Saputro, Kelurahan Kejuron, Kecamatan Taman tersebut.

Akibatnya, aliran selokan menjadi tersumbat dan memicu bau menyengat yang mengganggu kenyamanan warga. Menindaklanjuti aduan itu, Bagus bersama jajaran turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi saluran dan sistem pengolahan limbah tempat usaha yang dimaksud.

Dari pantauan di lapangan, saluran air di sekitar lokasi restoran Mie tersebut terlihat tidak mengalir lancar akibat limbah.

Menanggapi hal tersebut, Bagus menegaskan komitmen Pemkot Madiun untuk tetap membuka ruang investasi seluas-luasnya, namun dengan catatan penting.

"Pemkot membuka ruang untuk investasi masuk di Kota Madiun, silakan berinvestasi di Kota Madiun tapi poin penting dalam hal investasi itu harus bisa menjaga lingkungan. Lingkungan sekitar tempat berinvestasi," kata Bagus.

Ia menjelaskan, kondisi limbah yang menyebabkan saluran macet tersebut telah mengganggu kenyamanan warga, sehingga banyak laporan dan protes yang masuk ke Pemkot.

"Kondisi lingkungan seperti tadi macet itu limbah. Itu akan mengganggu lingkungan. Makanya lingkungan-lingkungan pada protes ke Pemkot, melaporkan ke kami, kami tindak lanjuti," ujarnya.


Limbah juga membuat saluran air diluar resto macet. Foto: istimewa
 

Bagus menyebut, pihaknya sudah meminta langsung kepada salah satu pelaku usaha di Kelurahan Kejuron itu untuk segera membereskan persoalan tersebut. Pengelola juga telah memanggil pihak ketiga untuk membantu penyelesaian limbah.

Ke depan, Pemkot akan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup untuk memastikan standar IPAL sesuai dengan kapasitas usaha.

"Yang tadi IPAL-nya belum sesuai makanya nanti akan ditindaklanjuti dengan Dinas LH, standar dengan usaha kapasitas seperti itu harus IPAL-nya seperti apa. Ini harus dipenuhi," tegasnya.

Terkait sanksi, Bagus menegaskan tidak akan segan memberikan tindakan tegas jika tidak ada perbaikan sesuai kesepakatan waktu.

"Kalau tidak memenuhi, ya sementara tutup biar dibenahi dulu," pungkasnya.

Pemkot berharap dengan adanya kegiatan Wali Kota Bersama Rakyat ini, setiap keluhan warga bisa langsung ditinjau dan ditindaklanjuti di lapangan, sehingga iklim investasi tetap tumbuh namun kelestarian lingkungan tetap terjaga.

Editor: Arif Wahyu Efendi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut