Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kena Tilang Polisi, Seorang Wanita di Madiun Mengeluh Diminta Bayar Rp250 Ribu
Advertisement . Scroll to see content

DPRD Dorong Polres Madiun Usut Tuntas Dugaan Pungli Pembangunan Tempat Parkir di SMAN 1 Mejayan

Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:29 WIB
  • author Dodik
DPRD Dorong Polres Madiun Usut Tuntas Dugaan Pungli Pembangunan Tempat Parkir di SMAN 1 Mejayan
Kantor DPRD Kabupaten Madiun. Foto:inewsmadiun.id/Dodik.

MADIUN,iNewsMadiun.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun, mendorong pihak Polres Madiun melakukan pendalaman dugaan pungli pembangunan tempat parkir SMAN 1 Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

‎Ketua Komisi A, DPRD Kabupaten Madiun Purwadi, mengapresiasi langkah yang diambil Unit Tipikor Satreskrim Polres Madiun terkait dugaan pungli yang diunggah oleh salah satu orang tua siswa di media sosial Facebook beberapa waktu lalu itu.

‎ "Kami sangat mendukung langkah Tipikor terkait  pemanggilan untuk melakukan klarifikasi terkait permasalahan dugaan pengutan di SMAN 1 Mejayan," ujar Purwadi, saat dikonfirmasi iNews id, Senin (3/8/2026).

‎Purwadi berharap Polres Madiun dapat mengusut  tuntas dugaan pungli yang terjadi di SMAN 1 Mejayan tersebut. Sehingga, tidak ada lagi orang tua murid yang mengeluhkan dugaan pungli berkedok sumbangan dengan dalih untuk pembangunan fasilitas sekolah.

‎ "Saya minta diusut tuntas. Nanti biar dilihat dulu permasalahan dan tingkat kesalahannya. Kalau memang sudah masuk ranah pungutan liar kami mensupport langkah - langkah yang diambil Tipikor," jelasnya.

‎Legislator partai Nasional Demokrat (Nasdem) menghimbau agar sekolah lain tidak melakukan pungutan liar kepada orang tua siswa dengan dalih untuk pembuatan fasilitas sekolah ataupun kegiatan sekolah lainnya.

‎ "Saya berharap kejadian ini menjadi contoh untuk sekolah lain. Harus bisa membedakan sumbangan dan pungutan," tutupnya.


Editor: Arif Wahyu Efendi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut