MADIUN,iNewsMadiun.id - Usia renta tak menghalangi seseorang untuk terus berkarya. Salah satunya adalah Sumarji, kakek berusia 78 tahun asal desa Bodag, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.
Dengan segala keterbatasannya, Sumarji tak henti menjadi warga pelestari hutan di sekitar tempat tinggalnya di lereng barat Gunung Wilis. Bersama ratusan warga lain yang tergabung dalam kelompok Lembaga Desa Wilis Sejahtera, Sumarji berjibaku merawat hutan.
"Kami tidak hanya mengambil manfaat dari hutan, seperti menanam kopi, aren ataupun tanaman lain yang bisa diambil hasilnya. tetapi kami juga menjaganya dari penebangan liar, perusakan dan juga kebakaran hutan. Kami bergotong royong merawat dan melestarikan hutan di sekitar tempat tinggal kami," ujar Sumarji, Senin (17/08/2026).
Perjuangan Sumarji dan anggotanya berbuah manis. Kementerian Kehutanan menganugerahkan kepada Lembaga Desa Wilis Sejahtera sebagai Pemenang ke - dua Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2026 kategori Skema Hutan Desa.
Penyerahan hadiah diberikan langsung oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di Jakarta pada 13 Agustus 2026 lalu. Dengan kondisi kaki yang sakit, Sumarji nampak berjalan menuju panggung menggunakan egrang dibagian kiri dan kanan.
Senyumnya nampak sumringah saat bersalaman dan menerima penghargaan dari sang Menteri Kehutanan.
"Kulo gak ngiro, iso oleh hadiah Soko menteri. Maturnuwun sedoyo sederek anggota Wilis sejahtera (Saya tidak mengira, dapat hadiah/ penghargaan dari menteri. Terimakasih semua saudara anggota Wilis Sejahtera)," Ucap Sumarji penuh bangga sambil mengirimkan video dokumentasi penghargaan yang diterimanya melalui WhatsApp.
Bagi warga yang tergabung di Lembaga Desa Wilis Sejahtera penghargaan ini bukti bahwa merawat hutan bisa mengangkat harkat hidup desa. Dari menanam, menjaga, hingga mengelola hasil hutan, semua dilakukan dengan tangan dan hati.
Editor : Arif Wahyu Efendi
Artikel Terkait
