"Berdasarkan laporan awal yang kami terima, insiden terjadi saat personel melaksanakan prosedur pemeriksaan dan perawatan material munisi di salah satu gudang penyimpanan. Dalam insiden tersebut, satu orang personel dinyatakan meninggal dunia, kemudian empat orang mengalami luka berat, dan dua orang lainnya mengalami luka ringan," tuturnya.
Saat ini, TNI AD berfokus memberikan pendampingan penuh kepada seluruh korban maupun pihak keluarga yang ditinggalkan. Bersamaan dengan itu, tim investigasi khusus telah dibentuk untuk turun ke lapangan guna menyelidiki penyebab pasti ledakan.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
