Modus Ketua DPRD Magetan pada Dugaan Korupsi Dana Pokir, Tarik Uang Kembali Usai Cair

Dodik
Ketua DPRD Magetan Suratno saat berada di Mobil tahanan Kejari Magetan, Kamis malam (23/4/2026). Foto: istimewa

MADIUN,iNewsMadiun.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan mengungkap modus yang dilakukan oleh ketua DPRD Magetan Suratno dan 5 tersangka lainnya dalam menjalankan dugaan korupsi dana hibah pokir DPRD Magetan 2020-2024.

‎Berdasarkan data yang saat ini sudah dikantongi penyidik, dana hibah Pokir Selama periode tersebut nilai sungguh fantastis. Total anggaran yang direkomendasikan mencapai Rp 335,8 miliar. Sementara untuk realisasinya tercatat Rp 242 milyar.

‎Dalam konferensi persnya, Kajari Magetan Sobrul Iman, membeberkan modus dugaan korupsi yang dilakukan Suratno bersama komplotannya itu dengan cara menarik kembali uang yang telah dicairkan kepada kelompok penerima.

‎ "Setelah cair, uang tersebut ditarik lagi, baik oleh anggota dewan sendiri maupun oleh pendamping,” ujar Sobrul Iman Kamis (23/4/2026).

‎Menurut Sobrul Iman, penyidik juga menemukan manipulasi laporan pertanggungjawaban, pekerjaan yang tidak selesai hingga indikasi uang dana Pokir tersebut masih tersimpan di bank.

‎ "Bahkan ada indikasi sebagian dana masih tersimpan di rekening bank, berdasarkan bukti dokumen perbankan yang telah kami amankan,” katanya. 

‎Selain itu, banyak kegiatan yang menelan anggaran hingga ratusan milyar itu dinilai tidak tepat sasaran. Pasalnya, kegiatan yang seharusnya dilakukan swakelola masyarakat itu, oleh tersangka justru diberikan pihak ketiga.

‎ "Seharusnya swakelola, tapi dikerjakan oleh pihak ketiga. Banyak pekerjaan tidak selesai dan tidak sesuai perencanaan,” katanya.

‎Atas dasar temuan penyidik itu, Suratno yang merupakan Ketua DPRD Magetan periode 2024–2029 ditetapkan sebagai tersangka bersama lima orang lainnya. Usai ditetapkan tersangka, mereka langsung ditahan selama 20 hari kedepan  di Rutan Kelas IIB Magetan.

‎Saat digelandang dari dalam kantor Kejari Magetan, Suratno yang mengenakan rompi warna orange dengan tangan diborgol itu tampak menangis. 



Editor : Arif Wahyu Efendi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network