Tanggapi Keluhan Keluarga Pasien, Direktur RS Soedono Madiun: Keluhan Pelanggan Bentuk Evaluasi
MADIUN,iNewsMadiun.id - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soedono Madiun, dr. Ananda Haris, Sp.BS, M.A.R.S. menyampaikan permohonan maaf kepada pasien dan keluarga pasien atas ketidaknyamanan yang dialami saat pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada, Sabtu (6/6/2026) lalu.
Keluhan yang disampaikan kelurga pasien berinisial Yy itu telah ditindaklanjuti dan pihaknya telah melakukan penelusuran dan evaluasi internal dengan meminta klarifikasi serta melakukan pembinaan kepada petugas yang bertugas pada saat kejadian. Selain itu juga melakukan telaah terhadap proses pelayanan yang berlangsung.
"Kami berterima kasih kepada inews.com yang telah melaksanakan fungsinya dengan baik dalam mengawal proses pelayanan publik, dengan menampung dan menyampaikan keluhan pelanggan sebagai bentuk evaluasi atas layanan kami," ujar dr. Ananda, Selasa (9/6/2026).
Menurut dr. Ananda, berdasarkan hasil evaluasi internal ditemukan adanya komunikasi pelayanan yang perlu ditingkatkan, terutama terhadap layanan di IGD. Dimana pasien dan keluarga memerlukan tindakan segera dan penguatan lebih lanjut dari petugas melalui komunikasi yang baik guna memberikan ketenangan kepada pasien dan keluarga.
RSUD dr. Soedono juga berkomitmen meningkatkan kualitas komunikasi efektif antara petugas dengan pasien maupun keluarga pasien. Hal itu dalam rangka mewujudkan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis dan akuntabel.
"Sebagai instansi pelayanan publik RSUD dr. Soedono berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan terus-menerus dalam rangka mewujudkan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, akuntabel, serta berorientasi pada keselamatan dan kepuasan pasien," jelas dr. Ananda
dr. Ananda, menyampaikan bahwa RSUD dr. Soedono menghargai setiap kritik, saran, dan masukan yang disampaikan masyarakat sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.
Selain itu dr. Ananda juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kanal pengaduan resmi yang tersedia sehingga setiap keluhan dan masukan dapat ditindaklanjuti secara cepat, objektif, dan transparan.
"Tapi masyarakat harus memahami bahwa penanganan di IGD itu dilakukan sesuai dengan triage. Yang diutamakan untuk segera mendapat penanganan adalah pasien kondisi gawat darurat atau triage merah dan kuning," tutupnya.
Editor : Arif Wahyu Efendi