Aneh! Toilet SPBU Milik Pemkot Madiun Berbayar, Lokasi Lain Gratis
MADIUN,inews Madiun.id - Meski Pertamina melalui akun media sosialnya @spbupertamina dan @pertamina135 menyatakan toilet SPBU gratis, namun faktanya masih banyak yang berbayar.
Salah satunya diungkap Hadi (39) warga Caruban, mengeluhkan toilet atau kamar mandi berbayar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada dijalan Basuki Rahmat, Kota Madiun, Jawa Timur, Selasa (7/4/2026).
Hal itu lantaran, Hadi yang sebelumnya juga sempat mengunakan toilet di SPBU Nglames, Kecamatan Madiun tidak ada penjaga yang meminta uang untuk penggunakan fasilitas umum tersebut. Berbeda dengan toilet SPBU di jalan Basuki Rahmat.
"Kemarin saya di SPBU Nglames tidak bayar. Giliran di SPBU ini kok bayar. Dan ada yang jaga, bikin gak nyaman aja," ujar Hadi dengan nada kesal.
Sementara itu, seorang penjaga toilet di SPBU jalan Basuki Rahmat berinisial BW menyatakan bahwa ia hanya bekerja. Uang dari hasil pembayaran toilet itu nantinya akan dibagi, 30 Persen untuk penjaga yang 70 persen untuk pihak pengelola.
Dalam sehari, BW mengaku bisa mendapatkan uang Rp 100 hingga Rp 200 ribu. Tergantung banyaknya pengunjung yang menggunakan toilet tesebut. Menurut, BW toilet tersebut bahkan dijaga dua shift, siang dan malam.
"Dulu toilet ini yang ngontrak orang Tasikmalaya. Karena pak Maidi, sekarang dikelola khusus orang sini. Kalau saya setoran. 30 persen dan 70 persen. uangnya saya titipkan mandor nya (SPBU-red)," kata BW.
Dari informasi yang diterima media ini, SPBU yang ada dijalan Basuki Rahmat itu milik Pemerintah Kota Madiun. SPBU tersebut dikelola oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha Kota Madiun.
Direktur Utama Perumda Aneka Usaha Kota Madiun, Sutrisno belum memberikan tanggapan perihal keluhan toilet berbayar di SPBU yang dikelola Perumda yang ia nahkodai tersebut. Sampai berita ini diterbitkan, pesan WhatsApp yang dikirim jurnalis media ini sejak hari Selasa (7/4/2026) belum juga ada balasan.
Editor : Arif Wahyu Efendi