Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Jokowi, Indonesia Siap Menjembatani Komunikasi Rusia-Ukraina
Advertisement . Scroll to see content

Usut Isu Bunker di Dalam Masjid, Kaum Muda Muhammadiyah Desak Polda Jatim Periksa Bupati Sidoarjo

Jum'at, 25 Februari 2022 | 19:23 WIB
  • author Arif Han
Usut Isu Bunker di Dalam Masjid, Kaum Muda Muhammadiyah Desak Polda Jatim Periksa Bupati Sidoarjo
Pemuda Muhammadiyah melakukan aksi di depan Polda Jatim dan meminta Bupati Sidoarjo mempertanggungjawabkan pernyataanya. (foto: IST)

SURABAYA, iNewsMadiun.id - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Pemuda Muhammadiyah, Kabupaten Sidoarjo, berunjuk rasa di depan Markas Polda Jatim Jumat (25/2/2022) sore. Mereka mendesak Polda Jatim mengusut Bupati Sidoarjo  H. Ahmad Muhdlor Ali, S.I.P yang membuat pernyataan ada bunker senjata di salah satu masjid di Kecamatan Sedati, Sidoarjo.

Selain melakukan orasi, para mahasiswa ini membawa berbagai spanduk maupun poster dengan berbagai tulisan, antara lain, 'Bupati Ngawor' . Kemudian ada juga yang bertuliskan 'buktikan ada bunker senjata di Sidoarjo'. Mahasiswa menilai, bahwa apa yang disampaikan oleh Bupati sangat mencederai umat Islam di Sidoarjo. Mahasiswa meminta Kapolda Jawa Timur untuk mengusut dan memeriksa Bupati Sidoarjo.

Mereka menilai ucapan Bupati Sidoarjo adalah hoax yang menyatakan bahwa di dalam masjid yang ada di Kecamatan Sedati terdapat bunker senjata. Adit, perwakilan Pemuda Muhammadiyah Sidoarjo menjelaskan,  bahwa apa yang telah disampaikan oleh Bupati Sidoarjo tentang narasi radikalisme adalah tidak benar. "Kami sepakat bahwa kami sama-sama melawan radikalisme kita sama-sama tidak sepakat dengan radikalisme dan kita sepakat bahwa NKRI adalah harga mati," katanya. iNews Madiun

 

Editor: Arif Handono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut