Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Astaga, WC Kantor Wali Kota Dijadikan Lokasi Mesum. Enggak Takut Sama Satpol PP?
Advertisement . Scroll to see content

Perang Kota Terjadi di Makassar, Dua Markas Polisi, Satu Masjid dan Pos Polantas Dibakar Orang

Jum'at, 14 April 2023 | 06:25 WIB
  • author Edi Purwanto, MPI
Perang Kota Terjadi di Makassar, Dua Markas Polisi, Satu Masjid dan Pos Polantas Dibakar Orang
Pos Polantas dibakar orang tak dikenal. Masjid di dekatnya ikut menjadi lokasi penyerangan yang dilakukan orang tak dikenal. Foto:iNews Sulsel

MAKASSAR, iNewsMadiun.id - Perang Kota terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Orang tak dikenal (OTK) menyerang dua markas polisi, satu masjid, dan pos lalu lintas di Makassar, Jumat (14/4/2023) dini hari. Dampak aksi penyerangan tersebut terekam dalam video amatir yang viral di masyarakat. 

Markas polisi yang diserang adalah Polres Pelabuhan Makassar Jalan Ujung Pandang Nomor 12, Kecamatan Ujung Pandang, dan Markas Polsek Pelabuhan Soekarno-Hatta di Jalan Nusantara Baru 1, Kecamatan Ujung Tanah.

Akibat penyerangan tersebut, sejumlah kendaraan di Mapolres Pelabuhan Makassar termasuk mobil tahanan rusak. Sedangkan di Mapolsek Pelabuhan Soekarno-Hatta, satu mobil dinas polisi rusak akibat lemparan batu.

Selain dua markas polisi, pelaku membakar Pos Lalu Lintas (Lantas) di pertigaan Jalan AP Pettarani-Sultan Alaudin. Masjid yang berada di kawasan itu ikut menjadi sasaran penyerangan. Mereka melempari pos dengan batu dan membakar pos lalu lintas. Sejumlah batu dan pecahan kaca berserakan di depan masjid Pos Lantas Pettarani. Hingga kini belum diketahui pelaku penyerangan tersebut. Polisi telah berjaga di depan Mapolres Pelabuhan Makassar dan memasang garis polisi untuk tidak melintas.

 https://sulsel.inews.id/berita/mencekam-2-kantor-polisi-dan-pos-lantas-di-makassar-diserang-otk?_ga=2.224192667.1246064065.1681402675-1522272026.1681402675.

Editor: Arif Handono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut