get app
inews
Aa Read Next : Miris! 7 Tahun Hidup di Lubang Tanah, Kakek Suyoto Akhirnya Dievakuasi Petugas Dinsos Madiun

Bus Satgas Partai Hanura Terguling di Jalan Tol Ngawi, Ini Identitas Tiga Korban Tewas

Senin, 05 Februari 2024 | 14:57 WIB
header img
Bus yang mengangkut Satgas Partai Hanura mengalami kecelakaan di Jalan Tol Ngawi-Mojokerto, Minggu (4/2/2024) pagi. FOTO:Asfi Manar

NGAWI, iNewsMadiun.id -- Tiga orang tewas akibat kecelakaan bus rombongan Satgas Partai Hanura di jalan Tol Ngawi-Solo Km 554 Mantingan, tepatnya di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Minggu (4/2/2024) pagi.

Dua orang tewas di lokasi kejadian, sementara seorang lainnya dalam perawatan di rumah sakit. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, kedua korban tewas di TKP berhasil diidentifikasi atas nama Hadi Umar Farouq, warga Mojokerto, dan Aditya Sapulete asal Lamongan. Jasad kedua korban tewas berada di kamar jenazah RS Soeroto Ngawi. Korban tewas ketiga adalah sopir Bus Trans Jaya bernama Chantur Phancoro warga Sidoarjo.

Bus Trans Jaya ini mengangkut 50 anggota satgas kampanye Partai Hanura yang menghadiri acara di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta. Bus mengalami kecelakaan saat kembali menuju Surabaya pada Minggu (4/2/2024) pagi.

Kanit Gakum Satlantas Polres Ngawi Ipda Yudi Irawan mengatakan, sopir bus diduga mengantuk dan hilang kendali saat mendahului kendaraan di depannya. Kecelakaan ini juga terekam CCTV milik Jasa Marga yang berada di lokasi kejadian.

 "Bus bergerak dari arah Solo menuju Ngawi lalu di TKP mendahului truk roda enam. Bus hilang kendali lalu melaju oleng dan menabrak median jalan sehingga terpental ke kiri dan terguling," kata Yudi Irawan, Minggu (4/2/2024) siang.

Menurut dia, polisi telah melakukan olah TKP dan mengevakuasi bangkai bus serta membersihkan barang penumpang yang berserakan di jalan. Lokasi kecelakaan sudah dapat dilalui kendaraaan.

Supatmo salah satu penumpang selamat mengungkap detik-detik mengerikan saat terjadinya kecelakaan. Dia bersama rombongan Satgas Hanura awalnya bergerak dari Jakarta menuju Surabaya untuk pulang usai mengikuti kegiatan kampanye di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (3/2/2024). "Kami dari Jakarta habis ikut kegiatan di GBK. Ini lagi perjalanan pulang," ujarnya, Minggu (4/2/2024).

Dia menceritakan saat kejadian duduk di barisan kursi bus paling belakang. "Posisi saya lagi tidak tidur, sadar jadi merasakan saat kecelakaan. Saya tidak tahu gimana kejadiannya tapi tiba-tiba sudah kecelakaan. Saya langsung berupaya selamatkan diri dengan teman-teman, keluar bus lewat kaca jenderal yang pecah," katanya.

 

 

Editor : Arif Handono

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut