Tiga Suporter Bola Korban Tewas Kecelakaan Tol di Madiun Berhasil Teridentifikasi

Dodik
Jenazah korban saat berada di kamar jenasah RS Caruban, Madiun. (Foto: iNewsmadiun.id/Dodik).

MADIUN,iNewsMadiun.id - Tiga orang korban tewas kecelakaan rombongan suporter PSS Sleman, di ruas Tol Madiun KM 616 masuk Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupatan Madiun berhasil teridentifikasi. 
‎
‎Kasat Lantas Polres Madiun AKP Dristica Brian Arya Leviantona, menyampaikan ketiga jenazah yang teridentifikasi tersebut semuanya dari warga Sleman Yogyakarta dua diantaranya dari Kecamatan Mlati.
‎
‎Sedangkan satu jenazah lagi dari Kecamatan Gampung atas nama Novandia Dwi Adi Prakosya (19). 
‎
‎"Yang dua asal Kecamatan Mlati Sleman atas nama Fakri maulana al zaki(21) dari desa Sumberadi dan sati lagi Iyan Fathur Ar Rizaq (15) asal desa Tlogoadi," jelas Brian. bahwa hasil indentifikasi 
‎
‎Sementara untuk satu korban yang belum teridentifikasi berjenis kelamin laki - laki. Hingga saat ini, jenazah tersebut masih berada di kamar mayat RSUD Caruban.  
‎
‎"Sati korban belum teridentifikasi jenis kelamin laki-laki masih di kamar jenazah RSUD Caruban Madiun," tandas Brian.
‎
‎Sementara itu, Kanit Gakum Satlantas Polres Madiun, Andika Eko Cahyono menyatakan bahwa, satu jenazah yang belum terindentifikasi tersebut saat ini sudah ada petunjuk awal. 
‎
‎Yaitu, salah satu suporter yang sebelumya ikut berangkat tapi sampai saat ini tidak diketahui keberadaannya.

‎ "Jenasah yang belum teridentifikasi sudah mengarah ke satu orang berinisial RRS warga Sleman . Saat ini masih dicocokkan sidik jarinya," jelas Andika, yang dikonfirmasi iNews.id, Minggu (18/10/2026) petang.
‎
‎Sebelumnya diberitakan, rombongan suporter bola PSS Sleman mengalami Kecelakaan lalu lintas di Tol Madiun - Surabaya, tepatnya di KM 616, masuk Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupatan Madiun, Minggu (18/10/2026).
‎
‎Dari pantauan jurnalis media ini, seluruh korban kecelakaan tersebut dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban untuk mendapatkan perawatan medis. 
‎
‎Sejumlah penumpang yang mengalami luka ringan maupun berat mendapat penanganan intensif Instalasi Gawat Darurat (IGD). Sementara yang meninggal dunia 4 orang langsung dibawa ke kamar jenazah.
‎
‎Salah satu penumpang yang selamat menyampaikan bahwa, dia tidak tahu persis penyebab kecelakaan tersebut. Pasalnya, saat kejadian dirinya sedang tertidur.
‎
‎"Saya sedang tidur waktu kejadian. Tahu-tahu mobil yang saya tumpangi sudah hancur," Ujar, Dimas Pradika, warga Bantul, Jogjakarta.
‎
‎Menurut Dimas, dia berangkat ke Surabaya untuk menyaksikan pertandingan bola antara PSS Sleman melawan Persebaya. Rombongan tersebut berangkat dari bantul sekitar pukul 04.00 WIB.
‎
‎"Kalau kumpulnya itu pukul sekitar pukul 03.00 WIB. Kalau jumlah penumpangnya itu 10 orang sama sopir," jelasnya.
‎
‎



Editor : Arif Wahyu Efendi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network