Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : BREAKING NEWS: Kapolri Suyudi Tunjuk Irjen Dekananto Jadi Kapolda Jatim
Advertisement . Scroll to see content

Terjaring Razia, Penghasilan Gepeng Daerah ini Jauh Lebih Tinggi Dibanding UMK Tertinggi se-Jatim

Jum'at, 18 April 2025 | 21:01 WIB
  • author oky
Terjaring Razia, Penghasilan Gepeng Daerah ini Jauh Lebih Tinggi Dibanding UMK Tertinggi se-Jatim
Petugas Satpol PP saat mengamankan Gepeng dan pengemis pada razia yang digelar Jumat (18/04/2025). Foto: istimewa

BONDOWOSO,iNewsMadiun.id - Kabar menghebohkan datang saat petugas Satpol PP Bondowoso menggelar razia terhadap gepeng dan pengemis yang biasa beroperasi di sejumlah tempat. Seorang gepeng yang terjaring razia mengaku mengantongi uang Rp 300 ribu hingga Rp 600 ribu dari hasil menggepeng sehari. 

Jika diakumulasi sebulan, jumlahnya bisa jauh di atas Upah Minimum Kota/ Kabupaten(UMK) di Jatim yang berkisar Rp 4,9 juta untuk Kota Surabaya. Apalagi jika dibandingkan daerah lain yang UMK-nya di bawahnya.

Menurut Kepala Bidang Ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, Nanang Dwi Haryanto, pihaknya terkejut saat Gepeng tersebut mengaku mengantongi uang Rp 300 ribu hingga Rp 600 ribu dari hasil menggepeng sehari. 

"Memang benar, penghasilannya salah satu lansia tersebut Rp 300 ribu sampai Rp 600 ribu saat di Lampu Merah," ungkapnya, Jumat (18/04/2025).

Diantara tempat yang dirazia Sapol PP Bondowoso adalah sekitar Lampu Merah Sekolah Yima, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Bondowoso dan juga perempatan Pom Bensin Tamansari. Sedikitnya tiga gelandangan dan pengemis diamankan petugas dalam razia tersebut. 

Petugas rutin melakukan razia Gepeng karena banyaknya aduan masyarakat yang masuk. Lebih-lebih Gepeng ini kerap beraksi di lampu merah yang dikhawatirkan membahayakan lalu lintas.

Editor: Arif Wahyu Efendi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut